Salah satu miskonsepsi yang paling sering kami temui: banyak pemilik AC yang berpikir freon perlu “diisi ulang secara rutin” seperti mengisi bensin kendaraan. Ini tidak benar, dan memahami cara kerja freon AC bisa menghemat pengeluaran Anda.
Freon tidak habis dalam sistem yang normal
Sistem AC adalah sistem tertutup. Freon bersirkulasi antara unit indoor dan outdoor secara terus-menerus, berubah dari gas ke cairan dan kembali ke gas. Dalam kondisi sistem yang baik, freon tidak berkurang.
Artinya: kalau AC Anda butuh isi freon, ada kebocoran di sistem. Freon tidak berkurang karena “dipakai” atau karena waktu pemakaian yang lama.
Tanda-tanda freon berkurang
AC nyala tapi udara tidak dingin. Ini tanda paling jelas. AC menyala, kompresor terdengar jalan, tapi udara yang keluar dari unit indoor hampir sama dengan suhu ruangan atau hanya sedikit lebih sejuk.
Es terbentuk di pipa atau unit indoor. Ini paradoks: freon yang terlalu rendah justru bisa menyebabkan evaporator membeku karena tekanan yang tidak tepat. Kalau ada es atau embun berlebih di pipa refrigeran, perlu dicek.
Bunyi mendesis dari unit. Suara seperti gas keluar dari sambungan pipa kadang bisa terdengar di titik kebocoran, tapi ini tidak selalu jelas.
AC boros listrik. Kompresor yang bekerja dengan tekanan freon yang salah harus bekerja lebih keras dan konsumsi listrik naik.
Proses yang benar: deteksi kebocoran dulu
Kesalahan yang sering dilakukan: langsung isi freon tanpa mencari kebocoran. Hasilnya, freon akan habis lagi dalam beberapa bulan dan harus diisi ulang terus-menerus.
Proses yang benar:
- Ukur tekanan freon dengan manifold gauge
- Kalau tekanan rendah, cari titik kebocoran dengan detektor atau sabun
- Perbaiki kebocoran di titik yang ditemukan
- Vacuum sistem untuk mengeluarkan udara dan kelembaban
- Isi freon sesuai spesifikasi unit
Langkah 1-4 tidak bisa dilewati kalau ingin hasilnya bertahan lama.
Jenis freon yang digunakan penting
AC lama (sebelum sekitar 2015) umumnya menggunakan R-22. AC baru menggunakan R-32 atau R-410A. Kedua jenis ini tidak bisa dicampur dan tidak kompatibel satu sama lain. Selalu informasikan merek dan tahun AC saat menghubungi teknisi.
Kapan perlu service freon
- Kalau AC sudah lebih dari 5-7 tahun dan belum pernah dicek tekanan freonnya
- Kalau ada tanda-tanda di atas (AC tidak dingin, ada es di pipa)
- Setelah unit AC dipindah atau jalur pipa disambung ulang (ada kemungkinan udara atau kelembaban masuk ke sistem)
Pengecekan tekanan freon biasanya sudah termasuk dalam service cuci AC yang komprehensif. Tidak perlu menunggu sampai AC sama sekali tidak dingin.
